Obat Aborsi Yang Aman? Jangan Abaikan Info Ini!

By | January 27, 2016

Walaupun masih tabu di Indonesia, aborsi sering menjadi pilihan wanita yang belum ingin memiliki momongan. Dan untuk menunjang hal itu, sudah banyak beredar Obat Aborsi yang dianggap mampu menuntaskan masalah kandungan tersebut dengan aman. Tapi, sebelum menggunakannya, banyak hal yang harus diketahui, agar prosesnya benar-benar Anda pahami, mulai dari jenis aborsi, obat apa yang biasa digunakan, dan alasannya. Berikut penjelasannya untuk Anda.

Secara garis besar aborsi merupakan salah satu tindakan medis menghentikan kehamilan, karena beberapa alasan, seperti akan berdampak buruk kepada ibu terutama dari segi kesehatannya untuk jangka panjang, atau masalah ekonomi yang menghimpit orangtua dimana bisa saja setelah lahir kemungkinan besar orangtua tak memiliki biaya untuk membesarkan anaknya secara baik, serta ketidaksiapan seorang wanita ketika harus menjadi orangtua tunggal, alasan ini biasanya diambil ketika seorang wanita ditinggal pasangannya saat sedang hamil, karena selingkuh, meninggal, atau tidak diketahui keberadaannya.

Mau Aborsi Yang Aman? Jangan Abaikan Info Ini

Mau Aborsi Yang Aman? Jangan Abaikan Info Ini

Mengenal Jenis Aborsi Dan Kapan Obat Telat Haid Atau Obar Aborsi Digunakan

Sebelum mengetahui obat apa yang bagus untuk melakukan proses aborsi, apakah obat khusus aborsi atau bisa dengan menggunakan Obat Telat Haid. Mari pahami jenis aborsi terlebih dahulu, dengan begitu akan lebih mudah menentukan obat yang akan digunakan. Berdasarkan ilmu kesehatan, aborsi terbagi menjadi tiga jenis.

  • Aborsi Alami

Jenis ini biasa disebut dengan keguguran. Dimana aborsi terjadi begitu saja, dan wanita baru sadar setelah ditangani dokter. Alasan terjadinya karena kualitas kehamilan yang tidak bagus, baik dari segi sperma, sel telur, atau perkembangan zygot yang tidak normal, dan berakhir pada berhentinya proses perkembangannya menjadi janin. Kondisi ini biasanya dialami pada bulan-bulan awal kehamilan.

  • Aborsi Buatan

Jenis aborsi ini dilakukan karena keinginan wanita yang mengandung. Dan hanya bisa dilakukan ketika maksimal usia kandungan 28 minggu. kalau lebih dari itu, kemungkinan melakukan aborsi sangat kecil, meskipun sudah menggunakan Obat Penggugur Kandungan sekalipun.

  • Aborsi Medis

Riwayat kesehatan wanita hamil yang rentan mengalami gangguan usai melahirkan, atau kondisi janin yang tidak normal, bisa menjadi alasan mengapa terjadi sebuah aborsi medis. Biasanya sebelum dilakukan, wanita hamil tersebut berkonsultasi dahulu dengan dokter, dan pelaksanaan prosedur aborsi sudah melalui pertimbangan yang sangat matang.

Kenapa Obat Penggugur Kandungan Sering Jadi Pilihan

Setelah mengetahui jenis aborsi, maka akan lebih mudah mengetahui obat yang cocok untuk digunakan. Selain menggunakan obat khusus aborsi, banyak wanita, dokter hingga bidan yang menggunakan obat penggugur kandungan untuk membantu proses aborsi seorang wanita. Ada beberapa alasan mengapa jenis obat ini banyak digunakan, diantaranya karena termasuk obat yang mudah didapat, mulai dari apotik hingga toko online. Alasan berikutnya adalah karena keamanan dari obat ini cukup tinggi, sehingga menghindari efek negatif bagi tubuh wanita yang mengkonsumsinya.

Selanjutnya alasan yang sangat masuk akal adalah karena harganya yang relatif terjangkau, sehingga siapapun yang membutuhkan bisa mendapatkannya. Dan cukup dengan satu macam obat saja, masalah aborsi bisa diselesaikan sampai tuntas. Tapi tentu harus digunakan sesuai aturan pakai yang ada, jika tidak tentu akan ada efek yang dirasakan.

Bagaimana Kemampuan Obat Telat Haid Dan Obat Aborsi Membantu

Selain obat untuk menggugurkan kandungan, obat telat haid juga memberikan porsi cukup besar dalam upaya menuntaskan proses aborsi dengan aman. Untuk aborsi alami, biasanya dokter akan memberikan rekomendasi untuk melakukan prosedur kuret agar tidak ada sisa cairan atau bagian dari janin yang tertinggal, yang bisa menjadi pemicu banyak penyakit berbahaya. Tapi tentunya setelah dilakukan pengecekan kondisi rahim. Kalau cukup dengan obat untuk yang biasa digunakan untuk telat datang bulan, maka kuret tidak akan dilakukan.

Sedangkan untuk aborsi buatan, banyak wanita melakukannya sendiri tanpa berkonsultasi dengan dokter, baik dengan mengkonsumsi obat telat haid maupun obat lain. Kemampuan obat ini biasanya berbeda tergantung pada kondisi kehamilan seorang wanita, karena kandungan obat-obatan ini memicu kontraksi pada rahim, sehingga mampu meluruhkan dinding rahim yang sudah menjadi tempat menempelnya zygot atau janin.

Selanjutnya untuk aborsi medis, obat yang digunakan tentu tergantung dari hasil pemeriksaan dokter. Apakah harus menggunakan obat dosis tinggi tanpa antibiotik, atau beberapa obat plus antibiotik sehingga aborsi yang dilakukan tidak berdampak jangka panjang untuk kesehatan wanita. Biasanya proses pengobatan dilakukan dalam rentang waktu tertentu, hingga kondisi wanita kembali pulih seratus persen.

Semoga informasi di atas banyak membantu Anda, sebelum memutuskan untuk melakukan proses aborsi. Jika aborsi yang terjadi alami atau medis, tentu itu sudah merupakan kehendak tuhan untuk membuat Anda lebih sabar dan kuat, namun ketika Anda yang menginginkannya maka harus benar-benar memilih obat aborsi yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Ingat, jangan sembarang minum obat, hanya untuk melakukan aborsi.

Leave a Reply